Warga Desa Sambahule Laporkan Kepala Desanya Ke Polres Konsel

89
Koordinator masyarakat Desa Sambahule, Aspul saat menunjukkan bukti laporannya (FOTO: Agus/Redaksiana)
redaksiana.id redaksiana.id

REDAKSIANA.ID : KONSEL – Terkait penggusuran dan penimbunan lapangan sepakbola yang dilakukan sepihak oleh Kepala Desa Sambahule, Kecamatan Baito, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) akhirnya berbuntut panjang.

Sejumlah warga Desa Sambahule melaporkan Kepala Desanya ke Polres Konsel, sebab penggusuran tersebut tidak masuk dalam hasil Musyawarah Desa (Musdes) sehingga dinilai oleh sejumlah warga tidak sesuai prosedur pekerjaan.

Lapangan sepakbola Desa Sambahule yang digusur (FOTO: Agus/Redaksiana)

Selaku Koordinator masyarakat Desa Sambahule, Aspul kepada Redaksiana.id menjelaskan bahwa masyarakat merasa keberatan dengan penggusuran tersebut, selain tidak masuk dalam program musdes juga sangat merugikan keuangan desa.

“Masyarakat Desa Sambahule ini merasa keberatan dengan penggusuran lapangan secara total yang dilakukan secara sepihak oleh Kepala Desa Sambahule, Dadang. Karena pekerjaan ini tidak masuk dalam hasil musdes sehingga dinilai tidak sesuai dengan mekanisme pekerjaan yang sudah tercantum dalam RPJMDes,” kata Aspul, Jumat (10/04/2020).

Ia pun melanjutkan, sesuai hasil Musrembang pada saat Kepala Desa dijabat oleh Pj. Kades, Jamrin, disepakati akan dilakukan penggusuran cukup bagian pinggirnya saja dan dilakukan penataan serta penimbunan tanah yang agak rendah, namun oleh Kades Dadang justru dilakukan penggusuran total hingga pondasi pagar Balai Desa ikut tergusur.

“Berdasarkan hasil Musrembang waktu masih Pj Kades sebelumnya, pak Jamrin, telah disepakati bahwa lapangan sepakbola akan dilakukan penataan dan ditimbun sebelahnya yang agak rendah serta digusur bagian pinggirnya. Namun oleh Kades yang sekarang justru digusur secara total bahkan sampai pagar Balai Desa ikut tergusur,” bebernya.

Padahal pagar Balai Desa tersebut belum lama dibangun oleh Pj. Kades Sambahule, Jamrin, yakni pada tahap IIĀ  yang bersumber dari anggaran Dana Desa tahun anggaran 2019. Sementara tindakan penggusuran yang dilakukan oleh Kades saat ini telah mendahului pekerjaan yang didanai oleh Dana Desa tahun anggaran 2020.

“Oleh karena itu kami selaku masyarakat Desa Sambahule menuntut kepada pihak Polres Konsel untuk memanggil dan melakukan pemeriksaan terhadap Kepala Desa Sambahule beserta orang – orangnya yang telah melakukan penggusuran, jika terindikasi penyelewengan anggaran dan penyalahgunaan kebijakan maka perlu diproses secara hukum,” tuntut Aspul.

Penulis: Agus

Apa Komentar dan Pendapat Anda