Wabup Sekadau Mendadak Horor, Ayunkan Parang Dikerumunan Warganya

1230
Ilustrasi
redaksiana.id redaksiana.id

REDAKSIANA.ID: SEKADAU (KALBAR) – Wakil Bupati (Wabup) Sekadau, Aloysius mendadak horor. Sebilah parang yang digenggamnya diayunkan ke kerumunan warganya.

Wabup Sekadau, Aloysius saat hendak memotong tali tanda peresmian penilaian lomba Desa di Sekadau resmi dibuka. (Foto Yahya/REDAKSIANA.ID).

Namun, parang yang diayunkan Wabup Sekadau ini rupanya ditujukan pada seutas tali, tanda peresmian Penilaian lomba Desa tingkat Kabupaten Sekadau resmi dibuka.

Peresmian Lomba Desa tersebut dilaksanakan di Desa Tapang Semadak, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), Jum’at (28/2/2020).

Kegiatan pembukaan penilaian lomba Desa di Tapang Semadak, Kecamatan Sekadau Hilir.

Dimana, kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahunnya oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sekadau.

Wakil Bupati Sekadau, Aloysius mengatakan, kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan amanat peraturan perundang-undangan.

Dikatakannya juga, penilaian lomba desa juga menjadi sarana untuk mengevaluasi dan monitoring perkembangan status kemajuan serta kemandirian Desa di Kabupaten Sekadau.

“Pelaksanaan evaluasi perkembangan desa dan kelurahan di dsarkan atas data dengan menggunakan instrumen pemantau dan instrumen pengungkap data serta nilai perkembangan desa atau kelurahan, “kata Aloy saat membuka giat penilaian lomba Desa tersebut.

Adapun instrumen pemantau lanjut Wabup, yakni data dasar, pemerintahan, kewilayahan dan kemasyarakatan.

Selain itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sekadau ini mengatakan, perlombaan Desa dan kelurahan berdasarkan pada hasil penilaian serta tambahan syarat, yakni memiliki profil Desa di dua tahun terakhir.

“Kemudian memiliki peraturan desa tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDesa) dan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDesa), “ungkap Aloysius.

Dipaparkannya juga, penilaian lomba Desa ini mencakup beberapa aspek, diantaranya segi perencanaan, proses pelaksanaan pembangunan serta laporan dan evaluasi pembangunan di Desa tersebut, dengan harapan setiap ajang perlombaan Desa bisa mendapatkan prestasi.

“Namun, perlu kita sadari bahwa juara bukanlah satu-satunya tujuan dari perlombaan. Paling terpenting dari hal itu, adalah bagaimana berkelanjutan program ini dapat dijadikan sebagai program bagi pemerintah desa dan masyarakat sehari-hari, agar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dalam rangka percepatan peningkatan kesejahteraan, “beber Wabup Sekadau, Aloysius.

Untuk diketahui dalam kegiatan itu juga dihadiri oleh Dandim 1204 Sanggau, Letkol Inf Gede Setiwan, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten, Kristina Rupinus dan Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sekadau, Vixtima Heri Supriyanti Aloysius.

Hadir juga Camat Sekadau Hilir, Kapolsek Sekadau Hilir, Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Sekadau Hilir serta sejumlah kepala desa di Kecamatan Sekadau Hilir, tokoh agama, tokoh adat serta tokoh masyarakat.

Penulis : Yahya Iskandar

Editor    : Ifal Chandra

Apa Komentar dan Pendapat Anda