Tim Covid-19 Puriala Lakukan Pemeriksaan Suhu Tubuh di Posko Perbatasan Konawe dan Konsel

41
Tim gabungan penanggulangan Covid-19 Kecamatan Puriala, Kabupaten Konawe di posko gabungan (FOTO: Istimewa)
redaksiana.id redaksiana.id

REDAKSIANA.ID : KONAWE – Tim gabungan penanggulangan virus Corona atau Covid-19 Kecamatan Puriala, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan pemeriksaan suhu tubuh kepada pengendara.

Pemeriksaan dilakukan untuk mencegah penularan wabah corona di wilayah Kecamatan Puriala, yang saat ini menjadi jalur alternatif kendaraan besar dari dan ke Kota Kendari.

Saat melintas para pengendara dan penumpangnya akan terlebih dahulu diperiksa di posko gabungan, di Desa Wawosanggula yang merupakan perbatasan Kabupaten Konawe dan Konawe Selatan (Konsel).

Kepala Puskesmas Puriala, Yobi Sanjaya menjelaskan, posko gabungan penanggulangan Covid-19 ini akan beroperasi selama 24 jam. Saat ini pihaknya telah melakukan pembagian jadwal jaga bagi personil ketiga instansi itu.

“Setiap pengendara akan kita periksa, mulai dari suhu tubuh mereka hingga penyemprotan cairan disinfektan ke kendaraan mereka, utamanya kendaraan angkutan umum. Kita juga akan melayani pengendara yang memiliki keluhan sakit, tanpa biaya sepeserpun,” Kata Yobi, Senin (06/04/2020).

Tim gabungan lakukan pemeriksaan kepada para pengendara (FOTO: Istimewa)

Kata dia, masyarakat Kecamatan Puriala cukup patuh terhadap imbauan pemerintah terkait pola hidup sehat dan social distancing, demi memutus mata rantai penularan wabah yang pertama kali di temukan di Wuhan, Cina.

Yobi menyebutkan, peran masyarakat sangat diperlukan dalam upaya penanganan virus ini, sebab proses penularan wabah ini begitu cepat, selain itu pola penularan virus corona terbilang sangat sulit dideteksi, sebab dibeberapa kasus pasien positif awalnya tidak menunjukkan gejala apapun.

“Sampai saat ini belum ada warga Kecamatan Puriala yang berstatus ODP, PDP, maupun positif. Kita tidak ingin berdiam diri hanya karena belum ada kasus yang ditemukan. Karena kalau sudah ada satu warga yang terpapar, akan lebih kesulitan lagi menanganinya, sehingga langkah kita adalah pencegahan sedini mungkin,” ucapnya.

Ia berharap agar wabah ini bisa cepat ditangani oleh pemerintah pusat maupun daerah, sehingga masyarakat bisa kembali beraktifitas dengan baik terlebih bulan suci ramadhan yang tinggal menghitung hari.

Penulis: Sri Wulandari

Apa Komentar dan Pendapat Anda