Tahanan Meninggal, Polisi Ini Diperiksa Propam

23
Ilustrasi
redaksiana.id redaksiana.id

REDAKSIANA. ID : MEDAN – Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Sumatera Utara (Sumut) memeriksa Kapolsek Medan Sunggal, Kompol Yasir Ahmadi.

Pemeriksaan terhadap polisi berpangkat satu bunga itu yakni terkait kematian dua tahanan, Joko Dedi Kurniawan dan Rudi Efendi.

“Benar lagi diambil keterangannya. (Kapolsek) Itu udah pasti, “kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Tatan Dirsan Atmaja, Selasa (13/10).

Tak hanya Kompol Yasir, Tatan juga mengatakan Propam memeriksa sejumlah anggota Polsek Medan Sunggal.

Namun, ia tidak memberikan keterangan secara detail perihal pemeriksaan yang sudah dilakukan tersebut.

“Petugas piket juga diperiksa, “ucapnya

Diketahui bahwa dua tahanan Polsek Medang Sunggal yang ditangkap beberapa hari lalu, yakni Joko Kurniawan dan Rudi Efendi meninggal dunia.

Dua polisi gadungan itu ditangkap karena diduga mencuri.

Pihak keluarga menduga mereka berdua tewas dianiaya di dalam sel. Keluarga lantas mengadukan hal itu ke LBH Medan.

Wakil Direktur LBH Medan, Irvan Sahputra dan Kadiv Buruh Miskin Kota LBH Medan, Maswan Tambak mengatakan pihaknya telah menerima kuasa dari keluarga kedua almarhum.

“Kami menduga adanya penyiksaan terhadap almarhum. Diduga keduanya meninggal di sel tahanan, “jelas Irvan.

Sekain itu Irvan mengatakan Rudi meninggal lebih dahulu pada 26 September lalu disusul Joko yang meninggal pada tanggal 2 Oktober.

Atas peristiwa itu dia pun mendesak Kapolda Sumut turun tangan mengusut kasus dugaan kekerasan tersebut,

“Saat dibawa ke rumah duka, ada luka di kepala almarhum Joko. Sedangkan Rudi, tubuhnya lebam lebam. Maka LBH perlu turun untuk keadilan. Karena seharusnya setiap orang bebas dari siksasan dan perlakuan tidak manusiawi, dan saya minta kapolda Sumut harus usut tuntas kasus ini, “tegas Irvan

Penulis : Yusuf

 

 

Apa Komentar dan Pendapat Anda