Suhu Tubuh 49 TKA China di VDNi Capai 37 Derajat Celcius

186
49 TKA China yang dikarantina di VDNi saat diperiksa suhu tubuhnya oleh Tim Dinkes dan Tim PSC BLUD RS Konawe, Jumat (20/3/2020). (Foto Sri Wulandari/REDAKSIANA.ID).
redaksiana.id redaksiana.id

REDAKSIANA.ID : KONAWE – 49 Tenaga Kerja Asing (TKA) China yang sempat menghebohkan masyarakat Sulawesi Tenggara (Sultra) telah dikarantina oleh perusahaan tempat mereka bekerja yakni di PT. Virtue Dragon Nickel Industry (VDNi).

Bahkan baru-baru ini Tim Dinkes Konawe dan Tim Public Safety Centre (PSC) BLUD Rumah Sakit (RS) Konawe meninjau langsung 49 TKA China yang diisolasi di kawasan perusahaan Tiongkok yang beroperasi di Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, Jumat (20/3/2020).

Setibanya dilokasi, Dinkes dan BLUD RS Konawe langsung melakukan pemeriksaan suhu tubuh 49 TKA China yang di observasi.

Kepada Redaksiana.id, dr Enos yang merupakan salah satu Tim gabungan di instansi itu mengatakan bahwa, hasil pemeriksaan 49 TKA China itu rata-rata mencapai 37 Derajat Celcius.

“Itu masih angka aman, sesuai petunjuk para pakar kesehatan dunia yang selama ini meneliti sebab akibat penyakit mematikan itu, “ungkapnya

Lebih lanjut kata Enos, 49 TKA China itu tidak memiliki riwayat terjangkit Virus Corona seperti gelaja-gejala yang sudah diketahui banyak orang.

“Karena gejala awal umunya penyakit covid -19 ini adalah demam tinggi, flu dan batuk serta sesak nafas dan semua TKA yang kami periksa ini alhamdulilah jauh dari itu semua, “jelasnya

Meski demikian Enos mengimbau kepada pihak Perusahaan untuk membatasi Aktivitas 49 TKA itu dengan pekerja lainnya yang berada di kawasan Morosi itu.

“Saya sarankan untuk ke 49 TKA itu melalui team medis milik perusahaan china ini untuk membatasi aktivitas mereka dengan menghindari melakukan kontak dengan para pekerja yang ada dalam kawasan VDNi, “imbaunya

Ditempat yang sama, Bidang Pelayanan Dinkes Konawe, Syahrul mengatakan bahwa kedatangan mereka di PT. VDNI bukan hanya ingin memastikan karantina dan isolasi yang di lakukan pihak perusahaan itu sendiri, namun juga apa sudah memenuhi SOP yang berlaku.

Kata Syahrul dari segi tempat lokasi karantina saat ini sudah sesuai karena letaknya sangat jauh dari pemukiman warga. Namun diakuinya bahwa gedung tempat karantina milik VDNi terlihat masi belum cukup layak kebersihannya.

“Maklum gedung baru yang belum rampung pembangunannya, “ucapnya

Ia juga menjelaskan bahwa 49 TKA China yang telah diperiksa dalam kondisi stabil dan tidak menunjukan ciri suspect covid -19.

“Insha Allah mungkin dalam 1 minggu kedepan kami akan mengunjunggi kembali TKA China ini untuk memeriksa lebih lanjut seperti apa perkembangan kesehatan mereka, “tutupnya

Penulis : Sri Wulandari

Apa Komentar dan Pendapat Anda