Sudirman : Masa Urus Visa di Jakarta Bawa Koper Seperti Mau Pindah Rumah

464
Anggota Komisi III DPRD Sultra, Sudirman.
redaksiana.id redaksiana.id

REDAKSIANA.ID : KENDARI – Terkait peryataan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tenggara (Sultra) yang menyebut bahwa TKA Cina di bandara Haluoleo Kendari merupakan TKA yang kembali usai mengurus perpanjangan visa kerja di jakarta, juga di komentari oleh anggota komisi III DPRD Sultra, Sudirman.

Pria sapaan Imenk ini mengatakan, seharusnya pihak perusahaan mempublish terkait surat perpanjangan visa yang telah diurus di Jakarta, sehingga tidak menimbulkan opini yang dapat meresahkan masyarakat.

“Kan bisa melalui Dinas Tenaga Kerja untuk pro aktif, “ucapnya, Senin (16/3/2020).

Lebih lanjut Politisi PKS ini mengungkapkan, kalaupun untuk mengurus perpanjangan visa tersebut, seharusnya pihak perusahaan memfasilitasi terkait tenaga kerjanya, untuk tidak perlu ke Jakarta mengurus.

“Nah ini yang menjadi pertanyaan, kalau hanya mengurus peroanjangan visa kerja kan bisa diwakili oleh pihak perusahaan, shingga tidak memberikan keresahan terhadap masyarakat, karena opini yang berkembang, bahwa masa hanya mengurus visa bawa koper seperti mau pindah rumah, “jelas Imenk.

Untuk diketahui seperti dilansir dari Topiksultra.com, Kementerian Ketenagakerjaan melalui Direktorat Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan Kesehatan Kerja RI telah memberikan klarifikasi, bahwa 49 Warga Negara Asing (WNA) tersebut bukan pekerja yang mengurus perpanjangan kerja.

“Kalau mereka urus perpanjangan kerja harus melalui Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja di Daerah, tapi kita tidak pernah keluarkan, saya juga sudah melakukan pengecakan di Kementerian tapi data mereka tidak ada, “jelas Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Provinsi Sulawesi Tenggara, Dr. Saemu Alwi.

Kata Saemu Alwi, Kementerian Ketenagakerjaan telah mengeluarkan imbauan, sejak Februari 2020 tidak diizinkan pekerja dari Cina masuk dan kerja di Indonesia termasuk di Sulawesi Tenggara.

“Seharusnya datanya ada di pusat. Faktanya, mereka tidak punya data sama sekali sebagai pekerja, “bebernya

Sebelumnya, video berdurasi 00.58 detik yang diabadikan oleh salah satu warga di Bandara Haluoleo kendari sempat viral di Media Sosial (Medsos). Dalam rekaman video yang diambil Minggu malam, (15/3/2020) tersebut menunjukan puluhan TKA Cina keluar dari Bandara Haluoleo menggunakan masker penutup mulut.

Penulis : Falonk

Apa Komentar dan Pendapat Anda