Sekda Rasa Bupati, Jabatan Wabup Koltim Diintimidasi

133
Ilustrasi
redaksiana.id redaksiana.id

REDAKSIANA.ID : KENDARI – Polemik pada sistem pemerintahan di Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) makin memanas.

Dimana dikabarkan sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Koltim, Eko Santoso Busiarto Saula menyampaikan ke salah satu media, bahwa Wakil Bupati (Wabup) Koltim, Andi Merya Nur malas berkantor.

Sehingga kata Eko, Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) dan Kupon Bahan Bakar Minyak (BBM) tidak diberikan kepada Andi Merya Nur dan menyarankan kepada Wabup Koltim ini untuk rajin masuk kantor apabila semua hak-haknya ingin dibayarkan.

Menanggapi hal itu Wakil Bupati, Andi Merya Nur merasa telah dicorengkan nama baiknya.

Wabup Koltim, Andi Merya Nur. (REDAKSIANA.ID).

Sebab kata Andi, apa yang telah disampaikan Sekda Kolaka Timur di salah satu media dengan menuding dirinya malas berkantor, itu tidak benar.

“Sekda itu melanggar ketaatan dan kepatutan. Seharusnya tau diri dong, ini urusan struktural pemerintahan, sama saja ini fitnah mengatakan saya tidak berkantor, “kesalnya

Bahkan dia menilai bahwa Sekda Koltim tidak menjaga nilai etika sebagai administratur yang baik bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), khusunya dalam berbicara di hadapan banyak orang.

“Cobalah berikan contoh yang baik ke ASN dalam mengeluarkan bahasa,urusan struktural pemerintah jangan dikaitkan dengan politik, “ucap Andi Merya Nur.

Tak hanya itu, Politisi Partai Nasdem ini menilai bahwa Sekda juga telah melanggar norma etika kepatuhan kepada pimpinan daerah dalam hal ini membuat fitnah yang tidak pantas dilakukan olehnya.

“Yang bersangkutan (Sekda) pantas di berikan sanksi sesuai ketentuan peraturan perundangan yang berlaku, “ujar Andi Merya.

Bahkan statement yang dikeluarkan oleh Sekda sangat dibuat-buat, sebab ia menegaskan bahwa dirinya setiap hari berkantor, karena sebagai Wabup Koltim, hal itu merupakan kewajiban dan harus dijunjung tinggi sebagai amanah yang telah diberikan masyarakat.

“Saya masuk kantor itu tidak bukan urusan sekda dan tidak ada kewajiban saya untuk melapor sama Sekda, sekda itu bawahan saya, “tegasnya

Penulis : Falonk

Apa Komentar dan Pendapat Anda