Sejumlah ODP di Konawe Dilakukan Rapid Test Corona

49
Ilustrasi
redaksiana.id redaksiana.id

REDAKSIANA.ID : KONAWE – Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Konawe bersama tim percepatan penanggulangan virus corona Konawe, belum lama ini melakukan Rapid test Covid-19, Minggu (29/3/2020).

Kepala Dinas Kabupaten Konawe, dr. Mawar Taligana, melalui Kabid Pencegahan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe, Syamsul mengatakan, pemeriksaan tersebut akan dilaksanakan secara bertahap.

RSUD Konawe bersama tim percepatan penanggulangan virus corona Konawe, saat melakukan Rapid test ke sejumlah ODP.

“Terkait waktunya kita akan terus konfirmasi kepada tenaga medis di BLUD RSUD Konawe dalam hal ini dr.Uci, sebab rapid test yang berjumlah 40 telah kita serahkan kepada pihak rumah sakit, “ucapnya

Dikatakan juga, pemeriksaan rapid tes tersebut dilakukan pada satu titik yakni di kelurahan Tumpas dimana terdapat delapan Orang Dalam Pemantauan (ODP). Namun ada satu ODP tidak dilakukan tes diakibatkan yang bersangkutan sedang tidak berada di tempat.

“Satu orang ODP merupakan pelayan toko sedang pulang kekampung halamannya, dan kami sudah arahkan kepada pemilik toko untuk menghubungi yang bersangkutan untuk kembali melakukan rapid tes, “jelas Syamsul

Selain itu Syamsul menambahkan, untuk kabupaten Konawe Rapid test yang sudah tiba berjumlah 40 RDT. Sementara untuk ODP Kabupaten Konawe saat ini berjumlah 69 orang.

“Belum termasuk para perawat medis sehingga kita masih menunggu alat Rapid test dari Dinas Kesehatan Provinsi Sultra, “ungkapnya

“Karena jujur saja kita masih kekurangan Rapid tes yakni sekitar 10 ribu Rapid test yang belum tiba untuk Provinsi Sulawesi Tenggara, “tambah Syamsul

Ditempat berbeda, dr. Nila selaku dokter yang menangani terkait pemeriksaan ODP di Konawe menjelaskan bahwa, pihaknya akan mengumumkan hasil tesnya usai dilakukan pemeriksaan sampel darah dilaboratorium BLUD RSUD Konawe hari ini.

“Besok kita akan umumkan hasil rapid tes ketujuh ODP tersebut, “kata dr.Nila saat diwawancarai melalui via selulernya.

Untuk diketahui, hingga tanggal tanggal 29 Maret 2020, data ODP untuk Kabupaten Konaw sebanyak 69 orang dengan rincian 49 WNA Tiongkok yang bekerja sebagai TKA di Morosi. Sementara yang lainnya 11 orang dikelurahan Tumpas, 8 orang dikelurahan Ambekairi dan
1 orang dari kecamatan Lambuya.

Penulis : Sri Wulandari

 

Apa Komentar dan Pendapat Anda