Putar-putar Bisnis Haram Didalam Lapas, Mafia Narkoba Kian Merajalela

333
Ilustrasi design REDAKSIANA.ID
redaksiana.id redaksiana.id

REDAKSIANA.ID : KENDARI – Institusi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Baruga Kelas II A Kendari, kini menjadi buah bibir bagi masyarakat Sulawesi Tenggara (Sultra).

Beberapa bulan terakhir ini, para pengedar Narkoba jenis Sabu, berhasil diringkus jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Sultra bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sultra.

Bahkan dari hasil penyelidikan, kebanyakan dari para tersangka bisnis haram ini, merupakan jaringan Lapas.

Tak tunggu waktu lama, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Garda Muda Haluoleo (GMH) beramai-ramai mendatangi Lapas Kelas II A Kendari, Senin (24/2/2020).

Massa aksi GMH saat berunjuk rasa di halaman Kantor Lapas Baruga Kelas II A Kendari.

Dimana, kedatangan massa aksi ini tidak lain meminta kepada petugas Lapas agar memperketat pengawasan dan penjagaan, terhadap warga binaan dan pengunjung yang datang membesuk.

“Aksi unjuk rasa ini merupakan buntut dari banyaknya kurir dan pengedar narkoba jaringan lapas, yang ditangkap aparat Kepolisian dan BNNP Sultra pada beberapa bulan terakhir ini, “ucap Koordinator aksi Ahmad Zainul.

Lebih lanjut kata Zainul, Indikasi adanya dugaan pengendali Narkoba di rumah tahanan itu. Dapat merusak fisikologi warga binaan Lapas, dan mencoreng citra Kementerian Hukum dan HAM.

“Pengungkapan kasus Narkoba yang menjerat oknum-oknum sipir dan petugas lainnya dalam beberapa tahun terakhir, menjadi catatan buruk yang harus segera dievaluasi pemerintah, “bebernya

Olehnya itu, ia pun mendesak Kementerian Hukum Dan Ham khususnya Lapas dan Rutan di Sultra, untuk segera memperketat pengawasan serta menindak tegas oknum yang terlibat dalam penyalahgunaan Narkoba.

“Jika kembali ditemukan adanya oknum petugas Lapas atau rutan yang terlibat menyalahgunaan Narkoba. Maka kami akan desak Kalapas segera merekomendasikan ke menteri untuk dilakukan pemecatan, “tegas Zainul.

Plh Kalapas Kelas II A Kendari, Al Jamin saat memberikan tanggapan terhadap tuntutan massa aksi.

Menanggapi tuntutan Massa aksi, Plh Kalapas Kelas II A Kendari, Al Jamin menegaskan, pihaknya selalu bekerjasama dengan kepolisian dan BNN untuk menindak pelaku penyalahgunaan Narkoba, khusunya para petugas lapas yang terbukti terlibat.

“Dalam pemberantasan Narkoba kami selalu berkoordinasi dan melibatkan Kepolisian dan BNN untuk menangkap para pelaku yang ada di dalam lapas. Pengetatan dan pengawasan kita sudah lakukan baik pada warga binaan maupun pengunjung. Dan jika ada dari kami yang terbukti terlibat Narkoba, kami akan melakukan tindakan tegas, “ucapnya.

Penulis : Zian

 

 

Apa Komentar dan Pendapat Anda