Puluhan Peserta dari Berbagai Instansi Ikut Pelatihan SAR

142
Pembukaan kegiatan pelatihan SAR di Grand Claro Kendari, Senin (24/2/2020). (Dokumentasi Humas Basarnas Kendari, Wahyudi).
redaksiana.id redaksiana.id

REDAKSIANA.ID : KENDARI – Kantor Basarnas Kendari resmi membuka Pelatihan SAR dengan spesifikasi pertolongan di Air, yang dimulai sejak hari ini 24 Februari hingga 1 Maret 2020.

Sebanyak 60 peserta yang terdiri dari berbagai Instansi baik itu Lembaga Pemerintahan, TNI-Polri serta organisasi kemasyarakatan, siap berpartisipasi dalam pelatihan tersebut.

Kegiatan itu resmi dibuka Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Ali Mazi, di Grand Claro Kendari, Senin (24/2/2020).

Gubernur Sultra, Ali Mazi saat memukul gong tanda pelatihan SAR resmi dibuka. (Dokumentasi Humas Basarnas Kendari, Wahyudi).

Acara ini juga dihadiri Wali Kota kendari, Bupati Konawe, Kapolda Sultra, Kabinda Sultra, Danrem 143 HO, Danlanud, Danlanal Kendari, Kabadara Haluoleo, Dirpolair Polda Sultra, Dansat Brimob dan beberapa pejabat di Sultra.

Dalam sambutannya, Gubernur Sultra, Ali Mazi berpesan kepada para peserta pelatihan agar mengikuti kegiatan ini secara bersungguh-sungguh. Sehingga pengetahuan yang diberikan dari para instruktur dapat diserap dengan baik dan tidak menjadi pekerjaan yang sia-sia.

“Semoga para peserta bisa semangat dalam mengikuti kegiatan ini. Sehingga nantinya ilmu yang telah didapatkan dapat diterapkan saat keadaan darurat terjadi, khusunya musibah di Air, “ucapnya.

Foto bersama jajaran pejabat dari berbagai Intansi dalam kegiatan pembukaan Pelatihan SAR. (Dokumentasi Humas Basarnas Kendari, Wahyudi).

Ditempat yang sama, Kepala Basarnas Kendari Aris Sofingi, mengatakan bahwa, maksud diadakannya pelatihan ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada potensi SAR di wilayah kerja Basarnas Kendari.

“Kegiatan ini juga bertujuan untuk membentuk tenaga SAR yang memiliki pengetahuan dan keterampilan, serta sikap dan mental dalam melakukan pertolongan di air terhadap korban, “ujar Kakansar.

Olehnya itu ia pun berpesan kepada para peserta, untuk tetap mengutamakan keamanan dan keselamatan selama praktek pelajaran dilapangan dilaksanakan

“Hindari sifat percaya diri yang berlebihan atau keragu-raguan dalam pelajaran praktek yang beresiko, demi keselamatan rekan-rekan semua, “imbau Aris Sofingi.

Untuk diketahui, Materi yang diberikan pada pelatihan SAR ini meliputi teori kelas sebanyak 19 Jam dan praktek lapangan sebanyak 53 jam.

Penulis : Zian

Editor   : Ifal Chandra

 

Apa Komentar dan Pendapat Anda