Proyek Mangkrak Jembatan Rawua, Pekerjaan Tak Tuntas, Anggaran Puluhan Miliar Amblas

105
Jembatan Rawua Pohara.
redaksiana.id redaksiana.id

REDAKSIANA.ID : KENDARI – Pembangunan jembatan di Desa Rawua, Kecamatan Sampara, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) rupanya mendapat sorotan dari anggota Komisi III DPRD Provinsi Sultra, Salam Sadia.

Bagaimana tidak, sorotan itu dilontarkan lantaran belum dirampungkannya peroyek tersebut. Dimana, pembangunan jembatan itu dikerjakan oleh PT. Rahmat Utama Mulia (RUM).

Parahnya lagi, proyek itu telah melewati batas waktu pengerjaan yang telah ditentukan.

Salam menjelaskan bahwa, proyek itu mestinya telah rampung dan dapat dilalui oleh kendaraan. Kata dia pembagunan jembatan itu menelan anggaran Rp16,8 miliar.

“Hingga saat ini, justru keberadaan jembatan tersebut hanya membuat kemacetan, “ungkapnya, Selasa (28/4/2020).

Bahkan, politisi Demokrat ini menegaskan bahwa saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada beberapa waktu lalu. Selain itu Ia juga meminta agar perusahaan yang mengerjakan proyek itu segera di black list.

“Karena mereka (PT.RUM) sudah tidak sanggup menyelesaikan proyek pembangunan jembatan itu jadi harus di blacklist, apalagi kontraknya telah di putus,”ucap Salam

Olehnya itu, dirinya meminta agar Kementrian PUPR segera mengevaluasi balai pelaksana jalan nasional XXI. Sebab kata salam, dalam proses pekerjaan jembatan itu terjadi kolusi di dalamanya.

“Balai pelaksana jalan Nasional XXI jangan coba untuk kongkalikong dengan pihak kontraktor, “tegas Salam

Terkait hal itu, saat awak media ini mencoba melakukan klarifikasi di kantor Balai Pelaksana jalan Nasional XXI kendari, pihak Balai rupanya belum bisa di temui.

“Mohon maaf kepala balai belum bisa di temui, “ucap Dian selaku Sekertaris Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional.

Penulis : Falonk

Apa Komentar dan Pendapat Anda