Polres Sekadau Gelar Coffee Morning Bahas Soal Karhutla dan Cipkon Pilkada

106
Kapolres Sekadau saat memberikan sambutannya di acara Coffee Morning. (Foto Yahya Iskandar/REDAKSIANA.ID).
redaksiana.id redaksiana.id

REDAKSIANA.ID: SEKADAU (KALBAR) – Kapolres Sekadau AKBP Marupa Sagala, menggelar Coffee Morning, di Mapolres Sekadau, Selasa (25/2/2020).

Kegiatan ini dihadiri instansi pemerintah dan pimpinan perusahaan perkebunan se-Kabupaten Sekadau.

Coffee Morning tersebut, mengusung tema “Dalam Rangka Menciptakan Kabupaten Sekadau Bebas Asap dan Cipta Kondisi (Cipkon) Pilkada Serentak Tahun 2020 Yang Aman, Damai dan Sejuk di Kabupaten Sekadau”.

Pertemuan ini juga membahas, mendiskusikan serta mengantisipasi kejadian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), yang kerap menjadi permasalahan di Kalimantan Barat (Kalbar).

Kapolres menyebutkan bahwa berdasarkan data angka Karhutla tahun 2018 ke 2019 di Kabupaten Sekadau kini mengalami penurunan. Meski demikian, akan diteliti lebih lanjut apakah titik hotspot terjadi di lokasi yang sama.

“Terkait Karhutla, saya melakukan sharing bersama jajaran Perwira mengenai titik Karhutla untuk meneliti titik hotspot di kabupaten Sekadau, “terang AKBP Marupa Sagala.

Dimana Bulan Februari pihaknya telah mendapatkan arahan dari Presiden, jika ada titik hotspot maka ada konsekuensi jabatan.

“Kapolres, Dandim di copot. Bahkan jika Karhutla semakin membesar Kapolda yang di copot, “tegas Kapolres.

Bahkan kata Marupa, setiap tahun Karhutla di kabupaten Sekadau terjadi di Kecamatan yang sama, yakni Nanga taman, Nanga Mahap, dan juga setiap tahun ada masyarakat atau perusahaan yang diproses hukum.

Menyikapi hal ini pihak kepolisian telah memerintahkan Bhabinkamtibmas dalam upaya penanggulangan karhutla, dengan merangkul secara langsung masyarakat melalui pemberian sosialisasi tentang larangan dan bahaya karhutla.

“Kemudian arahan dari Kapolda Kalbar, adanya program Polisi Sahabat Petani untuk mencari solusi pertanian konvensional tanpa menimbulkan asap, “ujarnya

Selain itu, hal lain yang menjadi pokok pembahasan yakni terkait Pilkada serentak yang mana tahun ini kabupaten Sekadau juga akan melaksanakan pilkada.

Kapolres menegaskan situasi Politik seperti ini rawan dipolarisasi dan dipolitisir. Terlebih jika adanya PHK karyawan pada saat momentum Pilkada akan rawan dipolitisir.

Berkaitan dengan hal itu, Kepolisian sudah meminta perusahaan agar tidak melakukan PHK. Kapolres juga meminta seluruh instansi pemerintah maupun swasta untuk ikut bersinergi mendinginkan suhu politik dan meredam berita hoax maupun isu SARA.

Kegiatan Coffee Morning kemudian dilanjutkan dengan dialog dari berbagai pihak, serta foto bersama.

Penulis : Yahya Iskandar

Editor    : Ifal Chandra

 

Apa Komentar dan Pendapat Anda