Polda Sultra Larang Personelnya Untuk Tidak Mudik Lebaran, yang Melanggar Disanksi

48
Kabid Humas Polda Sultra, La Ode Proyek saat ditemui diruang kerjanya (FOTO: Aryani/Redaksiana)
redaksiana.id redaksiana.id

REDAKSIANA.ID : KENDARI – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) meminta seluruh personel Polri dan ASN yang bekerja di institusi Polda Sultra tidak mudik sebagai antisipasi sebaran virus Corona atau Covid-19. Hal tersebut sesuai dengan instruksi dari Kapolri Jenderal Idham Aziz.

Aturan tersebut berlaku juga bagi keluarga personel kepolisian dan ASN untuk mencegah peningkatan angka pasien yang terinfeksi Corona.

“Kalau polisi sudah melanggar ketentuan yang ada, pastinya sudah ada lingkaran hukumannya, disitu sudah ada hukuman disiplin, bisa naik diatas kode etik. Jadi kapan ada yang melanggar aturan itu akan berjalan,” ungkap Kabid Humas Polda Sultra, La Ode Proyek saat ditemui diruang kerjannya, Senin (13/04/2020).

Terkait untuk aturan tersebut, kata La Ode Proyek, sampai saat ini porsenil Polda Sultra sangat patuh terhadap instruksi Kapolri dan Kapolda Sultra. Maklumat yang dikeluarkan oleh Kapolri pun harus diindahkan, sanksi bakal diberikan bila ditemukan adanya personel mengabaikan perintah.

“Kalau misalkan melakukan pelanggaran disiplin kalau (ada) salah satu personil pergi tanpa ijin, 2 atau 3 hari. itu pastinya tindak dispilin dulu kemudian dilakukan sidang disiplin,” katanya.

Lanjutnya, Untuk tindakan sidang disiplin tersebut berupa kurungan selama 21 hari, tidak ada kenaikan pangkat dan berupa tidak sekolah.

“Itu hukuman-hukuman yang didapat kalau ada personil yang melanggar terkait instruksi yang telah disampaikan oleh pimpinan,” tambah La Ode Proyek.

Selai itu, ia juga menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk menunda mudik serta tetap mengikuti arahan dari pemerintah.

“jangan sampai ketika mudik ini bukan membawa kesenangan tetapi justru membawa virus. Karena sekarang ini penyakit yang ada ini, penyakit yang memang tidak kelihatan dan penyebarannya sangat cepat,” tutup La Ode Proyek.

Tulisan: Aryani fitriana

Apa Komentar dan Pendapat Anda