Pemdes Pentiro dan Polsek Tampo, Ajak Masyarakat Cegah Penyebaran Virus Corona

38
Kades Pentori dan Kanit Bimas Polsek Tampo saat melakukan imbauan kepada warganya.
redaksiana.id redaksiana.id

REDAKSIANA.ID : MUNA- Pemerintah Desa (Pemdes) Pentiro bekerjasama dengan Polsek Tampo, baru-baru ini melakukan sosialisasi pencegahan virus corona (Covid-19), Jumat (27/3/2020).

Dalam sosialisasi itu, Kepala Desa (Kades) Pentiro, Asnar Subuh dan Kapolsek Tampo, melalui Kanit Bimas, AIPDA Muhammad Mursalim memberikan imbauan agar masyarakat bisa bersama-sama melakukan pencegahan penularan virus corona.

Selain itu tak luput juga Kanit Bimas Polsek Tampo, menyampaikan maklumat kapolri tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyabaran virus corona cara untuk mencegah menyebarnya virus corona .

“Jadi kami imbau kepada masyarakat untuk saat ini tidak melakukan acara yang bisa berakibat berkumpulnya banyak orang, karena hal tersebut sangat rentan terhadap penulurasan Virus corona. Dan apabila ada warga yang tetap nekat melaksnakan kumpul-kumpul, pihak Polsek Tampo akan menagmbil tindakan tegas dengan membubarkan kegiatan tersebut, “tegas AIPDA Muhammad Mursalim.

Sementara itu Kades Pentiro, Asnar Subuh mengungkapkan bahwa penyebaran Virus Covid 19 sangat berbahaya bagi kesehatan masyarakat, oleh karena itu ia berharap masyarakat mematuhi segala peraturan yang telah dibuat oleh pemerintah.

“Bahwa untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat, Pemda dan Polri senantiasa akan secara rutin melakukan imbauan agar masyarakat khususnya di Desa Pentiro terhindar dari corona, dan anjuran pemerintah harus diikuti seperti menghindari kerumunan, sementara tidak berpergian keluar rumah atau keluar daerah, menjaga kebersihan, membiasakan mencuci tangan, dan memakai alat pelindung diri minimal masker dan sarung tangan, “ungkapnya

Sementara itu warga Desa Pentiro, Ahmad Lakate, mengucap terimakasih atas imbauan yang dilakukan oleh Pemdes dan Polsek Tampo.

“Terus terang saya awalnya bingung cara mencegah ini virus tapi setelah saya dengar tadi bapak kepala desa dan bapak polisi saya jadi paham, “ungkapnya

Penulis : Kiki Anggelia

Apa Komentar dan Pendapat Anda