Pekan Depan, Kemkominfo Umumkan Sistem Pemblokiran Ponsel Ilegal

143
Design REDAKSIANA.ID
redaksiana.id redaksiana.id

REDAKSIANA.ID : JAKARTA – Terkait maraknya produk ponsel Ilegal. Pekan ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) rencananya akan mengumumkan sistem mana yang akan dipakai untuk memblokir produk ponsel Black Market (BM).

“Kalau IMEI, rencananya Minggu ini kita akan putuskan bersama-sama dengan para pimpinan operator seluler, apa kita pakai sistem blacklist atau whitelist, “kata Menkominfo, Johnny G, Rabu (26/2/2020).

Meski demikian, Johnny enggan untuk membeberkan secara gamblang hasil uji coba IMEI yang dilakukan beberapa waktu lalu oleh dua operator yakni XL Axiata dan Telkomsel.

Selain itu terkait pengadaan alat pemblokiran IMEI, Kemkominfo menyebut para operator seluler mampu menggelontorkan dana untuk pengadaannya.

“Tidak ada masalah, operator seluler mampu mengadakan, semuanya terpusat di Kementerian Perindustrian. Sistemya sudah ada di sana, pemerintah sudah siapkan, “ucap Jhony.

“Yah, ada dua pilihan blacklist atau whitelist, ada penambahan lagi sedikit alat dengan investasi yang tidak terlalu besar dan sudah disepakati operator seluler akan membiayai itu secara profesional sesuai revenue mereka, “tambahnya

Dalam wawancara pada 12 Februari lalu, Plt. Chief Technology Officer XL Axiata, I Gede Dharmayusa, mengungkapkan bahwa, operator kebagian menguji coba pemblokiran menggunakan mekanisme blacklist (daftar hitam).

“Sementara operator pelat merah Telkomsel melakukan uji coba dengan mekanisme whitelist (daftar putih), “jelasnya

Kata I Gede, Mekanisme blacklist akan memblokir akses telekomunikasi pada ponsel-ponsel dengan IMEI yang masuk daftar hitam.

“Sementara mekanisme whitelist akan memberikan akses telekomunikasi hanya pada ponsel dengan IMEI terdaftar di basis data IMEI, SIBINA. Ponsel yang ada di luar dafar putih itu akan langsung terblokir, “bebernya

Untuk diketahui, kedua metode ini tengah diuji untuk menentukan bagaimana mekanisme pemblokiran ponsel ilegal akan dilakukan. Duaman, aturan International Mobile Equipment Indonesia (IMEI) sendiri rencana berlaku pada 18 April 2020.

Penulis : Mahmudi

Editor    : Ifal Chandra

Apa Komentar dan Pendapat Anda