Operator Excavator Dilempari Batu Massa Tergugat Eksekusi Lahan Korumba

72
Kondisi ricuh dan driver Excavator yang terluka.
redaksiana.id redaksiana.id

REDAKSIANA.ID : KENDARI – Eksekusi lahan milik Kemal Pasya seluas 1.800 Meter Persegi (M2) di Jalan Brigjend M Joenoes, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Kita Kendari berakhir ricuh pada Jumat (28/8/2020)

Tak tanggung-tanggung, massa tergugat yang berjaga di lahan penggugat, melakukan aksi lempar batu.

Imbasnya, kaca Excavator pun pecah dan operator alat berat itu mengalami luka ringan.

Bahkan, kendaraan water canon milik Polda Sultra pun sempat memukul mundur massa tergugat. Namun aksi itu tak menyurutkan massa tergugat melakukan aksi brutalnya.

Pantauan Redaksiana.id, eksekusi ini tertunda sementara akibat aksi massa itu. Kemudian hingga kini Pihak aparat kepolisian masih berjaga dilokasi eksekusi.

Untuk diketahui polemik ini telah terjadi sejak tahun 2015 lalu, Kamal Pasya yang sebelumnya berlawanan dengan para tergugat yakni Maddatuang, Islamuddin, Subaedah, Sirajuddin, S. Damaris Sikatta dan Harfian Amiluddin, memang hingga kasasi di Mahkamah Agung pada 2017 lalu seperti tertera pada nomor : 2585 K/Pdt/2017 pada tanggal 14 November 2017.

Penulis : Falonk

 

Apa Komentar dan Pendapat Anda