Mulai 1 April Pemkot Kendari Tingkatkan Pengawasan di Wilayah Batas Kendari

34
Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari gelar konfrensi pers di ruang rapat rumah jabatan Wailikota Kendari (FOTO: Aryani/Redaksiana)
redaksiana.id redaksiana.id

REDAKSIANA.ID : KENDARI – Guna mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19, Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari akan mulai melakukan pengawasan perbatasan akses keluar dan masuk ke wilayah Kota Kendari.

Terhitung mulai tanggal 1 April 2020, wilayah batas yang selama ini masih jadi pintu keluar dan masuknya kendaraan tiap harinya, akan diawasi secara ketat sebagai langkah preventif. Untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir mengatakan, perbatasan ini diberlakukan bagi semua warga yang masuk dan keluar tanpa tujuan yang tidak jelas.

“Bagi yang tidak jelas tujuannya tidak di perbolehkan masuk. Yang kita izinkan masuk hanya untuk yang darut dan tidak bisa di tunda dan jika di perbolehkan masuk nanti akan di data serta akan kami awasi, jangan sampai itu kategori Orang Tanpa Gejala (OTG),” katanya, Senin (30/03/2020).

Selain itu, kata Sulkarnain, harus dijalankan sesuai protokol yang akan dikeluarkan yakni harus melalui pemeriksaan fisik dan dipastikan dalam kondisi sehat (38 derajat), mengisi formulir yang disediakan (didata).

“Kami prioritaskan juga untuk kendaraan ambulance yang membawa pasien gawat darurat, kendaraan pengangkut kebutuhan pokok masyarakat dan pegawai dinas ASN dan swasta yang memiliki keperluan kedinasan harus dibujtikan dengan surat tugas,” tutupnya

Untuk instruksi tersebut, akan diberlakukan hingga waktu yang belum ditentukan, termasuk membatasi warga untuk mudik puasa dan lebaran

Tulisan: Aryani fitriana

Apa Komentar dan Pendapat Anda