Massa Unras Geruduk Makosat Brimob Polda Sultra, Bentrok Terjadi Korban Berjatuhan

851
Simulasi bentrok massa dan aparat Brimob Polda Sultra.
redaksiana.id redaksiana.id

REDAKSIANA.ID : KENDARI – Brigade Mobil (Brimob) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra), belum lama ini saling bentrok dengan massa aksi Unjuk rasa (Unras).

Peristiwa ini terjadi di Markas Komando Satuan (Makosat) Brimobda pada, Jumat (21/2/2020) pukul 10.00 WITA.

Dimana sebelumnya massa aksi ini tidak menghiraukan himbauan dari tim negosiator. Akibatnya, situasi pun mulai memanas dan massa itu menjadi anarkis serta melempari petugas menggunakan batu.

simulasi saat menghalau massa aksi.

Melihat hal itu, Pasukan PHH Brimod Polda Sultra tak tinggal diam. Mereka pun melakukan penguraian massa dengan menggunakan semprotan water canon dengan tembakan gas air mata kearah massa pengunjuk rasa yang anarkis.

Setelah massa mulai terurai, pasukan PHH kemudian bergerak maju kedepan selanjutnya membentangkan kawat security barrier sebagai batas antara kelompok massa yang masih berkumpul dengan pihak kepolisian.

Akibat peristiwa itu, beberapa massa pun mengalami luka-luka. Sehingga korban pun dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Ternyata kejadian ini hanyalah simulasi dalam rangka mengantisipasi potensi kerawanan Kamtibmas menjelang pemilukada serentak di 7 Kabupaten/Kota di wilayah hukum Polda Sultra.

Simulasi penjagaan Brimob Polda Sultra dalam menghalau massa aksi.

Selain itu dalam simulasi ini juga diasumsikan jatuh korba dari pihak massa pengunjuk rasa sehingga pasukan PHH membentuk tim evakuasi yang kenudian mengevakuasi korban dari massa pengunjuk rasa tersebut kerumah sakit, juga dilakukan simulasi penangkapan terhadap provokator dari massa pengunjuk rasa.

Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Sultra,
Kombes Pol Adarma Sinaga SIK mengatakan, Giat latihan PHH yang dilaksanakan ini merupakan latihan pembinaan dan untuk mengasah kembali kemampuan personel Brimob dalam menanggulangi huru hara
Jelang Pilkada di Sultra.

“Brimob sultra juga telah menyiapkan dan menyiagakan kompi PHH untuk sewaktu-waktu dapat digerakkan ketika eskalasi situasi dikewilayahan meningkat yang membutuhkan back up perkuatan dari pasukan brimob, “ungkapnya

Kemudian sekitar pukul 11.00 WITA, giat simulasi penanganan unjuk rasa oleh pasukan PHH brimob selesai. Selanjutnya dilakukan konsolidasi dan anev yang dipimpin oleh Dansat Brimob dengan situasi yang aman terkendali.

Penulis : Ifal Chandra

 

Apa Komentar dan Pendapat Anda