Lapas Kendari Cegah Covid-19 Pakai Alat Pendeteksi

36
Kepala Perwakilan Kemenkumham Sultra, Sofyan saat mengunjungi Lapas Kendari dan dideteksi suhu tubuhnya.
redaksiana.id redaksiana.id

REDAKSIANA.ID : KENDARI – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Kendari, juga tak mau mengambil resiko dalam polemik kasus Virus Corona (Covid-19) yang kini mulai masuk ke Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Hal itu dikatakan oleh Kepala Lapas (Kalapas) Kelas II A Kendari, Abdul Samad Dama saat ditemui redaksiana.id, Kamis (19/3/2020).

Kalapas Kendari saat diukur suhu tubuhnya dengan alat pendeteksi. (REDAKSIANA.ID)

“Untuk saat ini pengunjung yang ingin menjenguk sementara kami batasi dulu, “ucapnya

Meski demikian kata Samad, bisa menjenguk tetapi hanya mereka yang memiliki hubungan keluarga dekat.

“Hanya keluarga Napi saja yang saat ini kami izinkan dlu, dan sebelum mereka masuk akan diperiksa alat pendeteksi oleh petugas kami, karena kita pastikan dlu, kalau suhu tubuhnya dibawah 37 maka kami persilahkan masuk, tetapi kalau diatas itu berarti sudah harus segera diperiksa di sakit terdekat, “bebernya

Lanjut Kalapas, hal itu akan diperpanjang sesuai kondisi darurat yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat.

“Kami menunggu instruksi dari pusat, apakah diperpanjang atau tidak, dan untuk Napi juga kami deteksi pakai alat ini, “ujar Samad.

Kepala Kemenkumham Perwakilan Sultra, Sofyan saat memberikan sosialisasi pencegahan dan pengendalian Covid-19, yang bertempat di Masjid Al-Maghira Lapas Kendari.

Untuk diketahui, sebelum ditemui media, dihari yang sama pihak Lapas Kendari bersama Kepala Kantor Wilayah Hukum dan HAM (Kemenkumham) Perwakilan Sultra, Sofyan juga telah membuka sosialisasi pencegahan dan pengendalian Covid-19, yang bertempat di Masjid Al-Maghira Lapas Kendari.

Sosialisasi tersebut juga melibatkan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari melalui Puskesmas Lepo-lepo.

Penulis : Falonk

Apa Komentar dan Pendapat Anda