Kerap Ugal-ugalan, Truck Pengangkut Timbunan Proyek Rujab Gubernur Sultra Disoroti Dewan

39
Anggota komisi III DPRD Sultra, Sudirman saat mengingatkan salah satu supir truck agar tidak ugal-ugalan.
redaksiana.id redaksiana.id

REDAKSIANA.ID : KENDARI – Ratusan truck pengangkut timbunan yang melintasi beberapa akses jalan di Kota Kendari, kian meresahkan warga.

Truck timbunan tersebut diketahui sedang menimbun salah satu proyek yang tengah dikerjakan di rumah jabatan Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra).

Truck pengangkut timbunan saat diperingati salah seorang anggota dewan

Parahnya lagi salah satu pengendara roda dua sempat terjatuh akibat truck yang ugal-ugalan saat melintasi jalan di seputaran Taman Kota (Tamkot) Kendari depan Sekretariat DPRD Provinsi Sultra.

Akibatnya hal itu pun mendapat sorotan dari anggota Komisi III DPRD Sultra, Sudirman saat menyambangi lokasi pelintasan truck tersebut, Selasa (21/4/2020)

Pria sapaan imenk ini menjelaskan bahwa, menjelaskan bahwa, truck-truck yang melintasi jalan itu seharusnya mematuhi lalulintas dalam berkendara.

“Yang pertama aktivitas pekerjaan mereka, kita tidak larang silahkan bekerja, tapi aturan itu tetap ditegakan. Bahkan tadi ada laporan warga ada pengendara roda dua yang jatuh akibat menghindari kendaraan truck yang ugal-ugalan itu, “ungkapnya

Selain itu ia juga meminta kepada penangungjawab truck-truck timbunan tersebut, untuk bertanggungjawab atas kegiatan yang dilakukan. Sebab kata dia, debu timbunan yang dimuat truck tersebut sangat merugikan warga serta pengendara lainnya.

“Kedua debunya itu kan bertebaran dimana mana-mana untuk menyebabkan banyak polusi kendaraan yang lewat banyak yang terganggu. Tapi untuk penanggungjawab kegiatan silahkan bertanggung jawab untuk melakukan penyiraman didaerah yang dilintasi jangan sampe masyarakat yang dirugikan akibat polusi dari itu sendiri, “jelas Imenk

Dia pun menegaskan, jika hal tersebut terulang lagi maka pihaknya akan memanggil pihak penanggungjawab kegiatannya. Ia juga meminta kepada sopir truck-truck tersebut untuk menutup muatan timbunannya dengan terpal.

“Tadi kita sudah memberikan pemahaman dan pengetahuan, kalau mereka tidak mengindahkan dan tidak menutup kendaraannya dengan terpal kita akan panggil penanggungjawabnya, “tegas Imenk

Tak hanya Imenk, pihak aparat kepolisian Polres Kendari melalui SatLantas juga turun langsung ke lokasi untuk menegur sopir truck-truck tersebut agar tidak ugal-ugalan saat membawa muatannya.

Salah satu pengendara saat diintrogasi oleh anggota Lantas Polres Kendari ini sempat menanyakan kelengkapan kendaraan truck milik itu.

“Lengkap pak, “ucap salah satu sopir kendaraan itu.

Meski demikian para sopir tersebut rupanya hanya mendapat teguran dan diingatkan untuk tidak membawa kendaraannya dengan balap-balap.

Penulis : Falonk

 

Apa Komentar dan Pendapat Anda