Karena Corona, Kemenag RI Batalkan Peringatan Isra Mi’raj

49
Ilustrasi Design REDAKSIANA.ID
redaksiana.id redaksiana.id

REDAKSIANA.ID : JAKARTA – Saat ini dunia terasa makin aneh. Ditengah mewabahnya virus corona (Covid-19), sejumlah tempat ibadah bahkan tempat umum ditutup untuk sementara, hal itu juga terjadi di negara Republik Indonesia (RI).

Bahkan setelah Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan imbauan larangan shalat jumat berjamaah di Masjid, kini giliran Kementerian Agama (Kemenag) yang membatalkan salah satu perayaan besar bagi umat muslim.

Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad 1441 Hijriah terpaksa dibatalkan dan akan dilaksanakan di kantor Kemenag pada Senin mendatang (23/3/2020).

Langkah yang diambil oleh Kemenag RI tidak lain untuk mengantisipasi penyebaran virus corona, mengingat peredaran virus itu sangat masif terjadi di Jakarta.

Hal itu dikatakan oleh Dirjen Bimas Islam, Kamaruddin Amin, dalam keterangan resminya, Jumat (20/3/2020).

“Dengan mempertimbangkan kondisi terakhir di Jakarta dan dalam rangka ikut mencegah potensi penyebaran virus Corona atau Covid19, kami memutuskan untuk membatalkan acara peringatan ini, “ungkapnya

Selain itu kata Amin, pembatalan acara Isra Mi’raj itu juga dilatarbelakangi adanya Seruan Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomir 6 Tahun 2020 tentang Penghentian Sementara Kegiatan Perkantoran dalam rangka Mencegah Penyebaran Wabah Coronavirus Disease (Covid-19).

“Edaran tersebut terbit hari ini dan berlaku hingga 2 April 2020, “imbuhnya

Amin menyebutkan ada banyak cara untuk memperingati Isra Mi’raj dan tidak harus dilakukan dalam bentuk seremonial semata. Namun kondisi saat ini juga menuntut komitmen semua pihak untuk sedapat mungkin menghindari kegiatan yang mengundang kerumunan massa.

“Jadi salah satu hikmah Isra Mi’raj adalah perintah shalat lima waktu. Dan hikmah dari ibadah shalat adalah mencegah perbuatan keji dan mungkar. Mari tingkatkan kualitas shalat kita agar berdampak pada kesalihan personal dan sosial, “jelasnya

Penulis : Mahmudi

Apa Komentar dan Pendapat Anda