Ini yang Dilakukan Pemuda Puma Baubau Terkait Wabah Covid-19

133
Pemuda Puma Baubau lakukan penyemprotan cairan disinfektan di area jembatan biru pulau makasar (FOTO: Istimewa)
redaksiana.id redaksiana.id

REDAKSIANA.ID : KENDARI – Melihat situasi dan kondisi yang ada di Sulawesi Tenggara (Sultra) khususnya di kota Baubau, mengenai pandemi covid-19. Pemuda Pulau Makasar (Puma) Baubau mengambil tindakan nyata, dengan melakukan berbagai bentuk pencegahan.

Pencegaha tersebut berupa himbauan mengenai dampak penyebaran Covid-19, penyemprotan cairan disinfektan di setiap masjid, dermaga, dan jembatan biru sebagai akses penghubung masyarakat Puma-Baubau.

Ketua Karang Taruna kelurahan Sukanayo, Sofiyan mengatakan, Kegiatan tersebut di inisiasi oleh pemuda Puma, karena melihat kondisi Kota Baubau yang merupakan daerah beresiko tinggi terhadap pandemi Covid-19.

“Letak strategis Kota Baubau sebagai daerah dengan lalu lintas pelayaran terpadat di Sultra, ini berdampak signifikan pada status ODP di Kota Baubau. Olehnya itu, kami melakukan berbagai tindakan nyata guna meminimalisir dampak Covid-19 ini,” katanya, Minggu (29/03/2020).

Selain itu, sebagai perwakilan pemuda, Faisal Burhan mengatakan, Kegiatan tersebut dilakukan guna menanggulangi Covid-19, agar mata rantai virus ini terputus penyebarannya di masyarakat.

“Kegiatan penyemprotan cairan disinfektan hari ini merupakan swadaya dari masyarakat dan pemuda. Terkait dengan pengadaan cairan disinfektan ini, kami buat secara mandiri berdasarkan takaran yang ditentukan oleh tenaga farmasi dari pihak PKM Liwuto,” ucapnya.

“Kegiatan ini juga merupakan rangkaian kegiatan dihari sebelumnya yaitu himbauan kepada seluruh masyarakat pulau makasar dalam menyikapi dampak Covid-19 agar masyarakat tidak panik, namun tetap waspada,” tutur Faisal

Hal senada disampaikan oleh pemuda lainnya, Fatur Rahman, yang saat itu ditemui dalam kegiatan penyemprotan cairan disinfektan di area jembatan biru pulau makasar, ia berharap agar penyemprotan cairan disinfektan ini dapat dilakukan secara rutin.

“Kegiatan seperti ini harus dilakukan secara terus menerus oleh semua pihak, guna mengurangi dampak virus Corona ini sampai benar-benar dapat diatasi,” tutupnya.

Tulisan: Aryani fitriana

Apa Komentar dan Pendapat Anda