ESDM Prediksi Setoran PNBP Minerba Bakal Menurun di Tahun Ini

64
Ilustrasi
redaksiana.id redaksiana.id

REDAKSIANA.ID : JAKARTA – Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor Mineral dan Batu bara (Minerba) diprediksi bakal mengalami penurunan pada tahun 2020.

Hal itu dikatakan Direktur Jenderal Minerba Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Bambang Gatot Ariyono, Kamis (12/3/2020).

Kata Bambang, setoran PNBP dari sektor tersebut kini hanya mencapai Rp44,34 triliun, dimana hal itu turun 2,74 persen dari tahun 2019 lalu yakni sebanyak Rp45,59 triliun.

Bahkan hingga maret 2020, realisasi PNBP Minerba mencapai Rp5,86 triliun. Penyebab turunnya setoran itu lanjut bambang, dikarenakan koreksi harga komoditas yang tidak stabil.

“Untuk tahun ini diprediski akan lebih kecil dari penerimaan 2019,  karena kita tahu PNBP ini dipengaruhi oleh harga. Jadi saya rasa akan sangat turun dibanding tahun sebelumnya, “ungkap Bambang.

Hal itu juga terjadi pada harga Batu bara dipasaran yang saat ini mengalami penurunan dAibandingan dengan tahun 2019.

“Padahal batu bara merupakan komoditas penyumbang PNBP terbesar di sektor minerba, “jelasnya

Selain itu, penerimaan PNBP minerba yang seret juga disebabkan penurunan produksi pada komoditas Tembaga, emas dan nikel.

“Tahun ini, produksi tembaga diproyeksi mencapai 291 ribu ton, naik dari 2019 sebesar 176.400 ton, “ujarnya

Meski demikian, produksi tembaga tersebut lebih rendah dari 2018 yang masih bisa mencapai 230.923 ton.

Bahkan Bambang menurutkan bahwa, penyebab turunnya produksi tembaga dikarenakan berkurangnya produksi PT Freeport Indonesia.

“Karena Tembaga mengalami penurunan, semua tahu Freeport mengalami masa transisi. Semoga saja di tahun ini naik lagi, lalu kemudian di tahun 2022 produksi tembaga bisa mencapai puncaknya atau ideal, “jelasnya

Kemudian tambah Bambang, di tahun 2020 produksi emas sebesar 120 ton, naik dari tahun lalu 108,2 ton, perak 290 ton turun dari sebelumnya 481,5 ton, dan timah 70 ribu ton turun dari 76 ribu ton.

” Selanjutnya untuk olahan nikel 2,02 juta ton naik dari 1,78 juta ton dan nikel matte 78 ribu ton naik dari 71 ribu ton, “pungkasnya

Penulis : Mahmudi

Apa Komentar dan Pendapat Anda