DPRD Konsel Terima Kunjungan Kerja Dari DPRD Makassar

15
DPRD Konsel saat menerima rombongan dari DPRD Kota Makassar (FOTO: Humas DPRD Konsel)
redaksiana.id redaksiana.id

REDAKSIANA.ID : KONSEL – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara, menerima Kunjungan Kerja (Kunker) dari DPRD Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu (14/07/2020).

Kunker ini diterima langsung oleh Ketua Komisi I, Nadira bersama dengan anggota DPRD Konsel lainnya.

Kunker tersebut guna melakukan sharing informasi terkait tugas pokok dan fungsi serta kewenangan dari Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), sebagai alat kelengkapan dewan dalam menyusun dan mengusulkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda).

Andi Suharmika, selaku pimpinan dari rombongan Anggota DPRD Kota Makassar menjelaskan, tujuan dari kunjungan kerja para Anggota DPRD Kota Makassar ini adalah untuk mengetahui atau membandingkan Raperda yang ada di Kabupaten Konawe Selatan.

“Tujuan kunker kami adalah untuk mengetahui dan menjadikan perbandingan Raperda yang ada di Kabupaten Konsel ini, seperti Raperda Rumah Potong Hewan (RPH), sebab di Kota Makassar belum ada Raperda tersebut karena adanya tarik ulur antara Pemerintah Kota dan Pemerintah Provinsi Sulsel,” katanya.

Dari pertanyaan tersebut, Nadira mengatakan, bahwa Kabupaten Konawe Selatan belum memiliki Perda Rumah Potong Hewan (RPH), karena RPH di Kabupaten Konsel sementara masih dalam perencanaan.

Sementara itu, Anggota DPRD Kota Makassar, Al Hidayat Samsu mempertanyakan ada berapa banyak Raperda di Kabupaten Konsel yang telah disahkan.

“Di Kabupaten Konsel ini sudah berapa banyak Raperda yang telah disahkan atau yang sedang dibahas dan belum disahkan,” tanyanya.

Pertanyaan tersebut dijawab oleh Anggota DPRD Konsel, Djoko Suprihatin. Ia menjelaskan bahwa Raperda Kabupaten Konsel yang diajukan sebanyak 29 Raperda, namun yang disetujui oleh Mendagri hanya terdiri 21 Raperda.

“Ada 29 Raperda namun yang disetujui hanya 21 Raperda. Dan yang terbaru Raperda yang sekarang masih dalam proses pembahasan adalah Raperda RTRW,” ucap Djoko.

Anggota DPRD Konsel, Sabrillah Taridala menambahkan, Raperda RTRW ini sangat rumit pembahasannya karena hal itu menyangkut masalah kehidupan masyarakat.

“Selain itu, Raperda RTRW ini merupakan potret kecil untuk wilayah Kabupaten Konawe Selatan, yang melibatkan Dinas PU dan Tata Ruang,” tutupnya.

Penulis: Agus Muhaimin

Apa Komentar dan Pendapat Anda