DPRD Konsel Temukan Proyek Bernilai Miliaran Rupiah Tak Berfungsi di Kecamatan Basala

57
SPAM - IKK di Kecamatan Basala tak berfungsi dan mengalami kerusakan (FOTO: Humas DPRD Konsel)
redaksiana.id redaksiana.id

REDAKSIANA.ID : KONSEL – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Provinsi Sultra menemukan beberapa kegiatan pekerjaan yang tidak berfungsi pada tahun 2019 lalu, bahkan tidak memiliki asas manfaat.

Usai melakukan Hasil Monitoring dan Evaluasi (Monev) di Daerah Pemilihan (Dapil) II, Kabupaten Konsel. Monev tersebut dilakukan oleh anggota DPRD Konsel di tiga kecamatan yakni Basala, Benua dan Angata.

Diketahui, temuan proyek tersebut terdapat di Kecamatan Basala, ketika para anggota dewan mengunjungi pekerjaan pembangunan Sarana Penyediaan Air Minum-Ibu Kota Kecamatan (SPAM-IKK) yang meliputi Desa Basala, Lipu Masagena, Epeesi dan Iwoi Mendoro.

“Sesuai data yang kami terima dari Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Pemda Konsel, alokasi anggaran yang di habiskan pada kegiatan tersebut sebesar Rp 1,5 Miliar yang bersumber dari APBD,” jelas Anggota DPRD fraksi Demokrat, Ramlan, Senin (08/06/2020).

Bahkan selain tidak berfungsi, sebagian fasilitasnya pun sudah mengalami kerusakan dan sudah dipenuhi dengan tumbuhan ilalang. Dan menurut informasi dari masyarakat bahwa jaringan pipanya sudah masuk di empat desa, akan tetapi airnya tidak pernah mengalir hingga saat ini.

Ramlan pun menambahkan, bahwa di Kecamatan Benua juga ditemukan kegiatan pengaspalan tahun anggaran 2018, ruas jalan Benua-Basala yang sudah mengalami kerusakan parah saat ini.

“Kami juga menemukan kegiatan pengaspalan jalan ruas Benua-Basala tahun anggaran 2018 sudah rusak parah, hal ini harus menjadi perhatian untuk segera dilakukan perbaikan,” katanya.

Perlu diketahui juga bahwa monitoring dan evaluasi (monev) ini dilakukan oleh semua anggota DPRD Konsel pada masing-masing Dapil dalam rangka LKPJ Bupati tahun anggaran 2019.

Penulis: Agus Muhaimin

Apa Komentar dan Pendapat Anda