DPMD Konawe Bentuk Posko Antisipasi Virus Corona

32
Kepala DPMD Konawe, Keni Yuga Permana (FOTO: Sri Wulandari/Redaksiana)
redaksiana.id redaksiana.id

REDAKSIANA.ID : KONAWE – Kepala DPMD Konawe, Keni Yuga Permana bersama barisan relawan membentuk posko antisipasi virus Corona, sebagai upaya dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Pembentukan posko tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) nomor 8 tahun 2020 tentang Desa Tanggap virus Corona dan Penegasan Padat Karya Tunai Desa (PKTD).

Kepala DPMD Konawe, Keni Yuga Permana mengatakan, para relawan ini akan melakukan pendataan terhadap warga desa yang datang maupun yang bepergian keluar daerah.

“Relawan ini juga memiliki tugas tambahan yaitu melakukan penyemprotan disinfektan, melakulan pendataan terhadap warga calon penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT),” Katanya, Rabu (22/04/2020).

Keni menjelaskan, para relawan ini akan berkoordinasi dengan tim gugus penanggulangan Covid-19, jika dalam satu desa terdapat warga yang baru tiba dari daerah pandemi zona merah, pihaknya akan melakukan edukasi tentang pencegahan penularan virus Corona.

“Dalam melaksanakan tugas, para relawan ini akan mendapatkan honorarium yang bersumber dari Dana Desa (DD). Namun, honor relawan ini tidak ditentukan dalam aturan tersebut karena besarannya tergantung kesepakan bersama dalam musyawarah desa,” ucapnya.

Sementara itu, Sekertaris Daerah (Sekda) Konawe, Ferdinan mengatakan, posko jaga desa akan berkolaborasi dengan petugas gabungan (TNI-Polri dan Satpol PP) yang telah dibentuk untuk melakukan patroli keliling di sejumlah wilayah.

“Kita sudah bentuk juga tim siskamling Kabupaten yang akan melakukan giat patroli, mereka nanti akan berkolaborasi dengan relawan jaga desa,” Katanya.

Mantan Kepala BPKAD Konawe ini mengaku, saat ini Pemerintah Daerah (Pemda) Konawe terus berupaya memutus mata rantai penyebaran virus corona, berdasarkan data tim gugus penanggulangan Covid-19, terdapat tiga pasien positif, enam orang ODP, dan satu orang PDP.

Masyarakat juga di himbau agar selalu menjaga kebersihan, tidak berkumpul, selalu memakai masker saat berpergian.

Tulisan: Sri Wulandari

Apa Komentar dan Pendapat Anda