Dikabarkan Hapus Berita Virus Corona, Facebook Akui Terjadi Kesalahan Sistem

56
Foto Istimewa.
redaksiana.id redaksiana.id

REDAKSIANA.ID : JAKARTA – Media Sosial (Medsos) Facebook mengakui bahwa terjadi kesalahan pada alat medersasi automasi di sistem anti-spam jajaring raksasa itu.

Errornya Facebook itu mengakibatkan sistem yang salah dan menghapus berita terkait virus corona (Covid-19) yang faktual dan valid.

Terkait hal itu Vice President of Integrity Facebook, Guy Rosen menjelaskan bahwa perusahaan Facebook saat ini tengah memperbaiki sistem tersebut.

Dimana dikabarkan sebelumnya, Facebook tengah memblokir posting yang berisi tautan berita tentang virus corona.

Dalam postingan akun twitternya, pada Selasa (17/3/2020), Rosen menerangkan bahwa Facebook telah membuka blokir posting yang sebelumnya telah diblokir.

Ciutan, Vice President of Integrity Facebook, Guy Rosen di akun twitternya.

Selain itu, Rosen menjelaskan bahwa masalah tetsebut tidak terkait dengan perubahan kebijakan konten Facebook.

Peyebabnya yakni saat ini Facebook tengah merumahkan pegawai yang harusnya bertugas memberi penilaian pada konten.

Buntut dari moderator manusia yang dirumahkan, maka konten hanya dilakukan oleh kecerdasan buatan perusahaan itu.

Sebelumnya, ahli telah memprediksi akan terjadi kekacauan, jika moderasi konten sepenuhnya dijalankan oleh Artificial Intellegence (AI).

Untuk diketahui sebelumnya Facebook dilaporkan merumahkan pegawai akibat virus corona.

Rosen mengatakan masalah salah blokir ini disebabkan oleh gangguan pada alat moderasi automasi. Dimana pada awal bulan 2020 ini, perusahaan Facebook telah mengumumkan tengah menghapus berita disinformasi dan teori konspirasi terkait virus corona (Covid-19).

Bahkan seperti dilansir dari The Verge, Facebook
berkomitmen memerangi hoaks dan disinformasi perihal virus corona, terkait hal itu Facebook juga bergabung bersama Google, Microsoft, Reddit, Linkedln, Twitter dan YouTube.

Penulis : Mahmudi

 

Apa Komentar dan Pendapat Anda