Dewan Minta Pemda Konsel Segera Bayarkan Gaji ASN

155
Ilustrasi REDAKSIANA.ID
redaksiana.id redaksiana.id

REDAKSIANA.ID : KONSEL – Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), masih saja diambang kesusahan lantaran gaji mereka pada bulan Februari 2020, tak kunjung dibayarkan.

Dimana sebelumnya, hal itu juga dirasakan mereka pada bulan januari lalu.

Terkait dengan keterlambatan gaji itu, DPRD Konsel belum lama ini memanggil pihak Pemda untuk duduk bersama di Rapat Dengar Pendapat (RDP), Senin (2/3/2020).

Pihak DPRD Konsel saat melakukan RDP bersama Pemda Konsel, Senin (2/3/2020).

RDP ini dipimpin oleh Ketua Komisi I DPRD Konsel, Nadira, Wakil Ketua I DPRD Konsel, Armal bersama Wakil Ketua II, Senawan Silondae, dan dihadiri oleh 23 Anggota DPRD Konsel.

Kemudian dari pihak Pemda Konsel, dihadiri Asisten III Marwiyah Tombili, Staf Ahli Bupati Muh. Hasrah, Kepala BKAD Sahlul, Kepala Bappeda Ichsan Porosi, dan Kabid Infraswil Mutakhir Hidayat.

Saat membuka rapat itu, Wakil Ketua I, Armal langsung mempertanyakan alasan Pemda Konsel terkait gaji ASN yang belum dibayarkan

“Diharapkan kepada Kepala BKAD dapat menjelaskan alasan atau penyebab dari keterlambatan pembayaran gaji bagi ASN dibulan Februari lalu, “ucap Armal.

Mananggapi pertanyaan Armal, Kepala BKAD Konsel, Sahrul menyebut bahwa penyebab keterlambatan gaji pada bulan Februari ini, dikarenakan pada tahun 2019 lalu terjadi defisit anggaran sehingga dilakukan pembiayaan terlebih dahulu.

“Alasan kami karena di bulan Januari harus dibayar Rp30 Miliar dan sisanya diselesaikan dibulan Februari, jadi kendalanya tidak berimbangnya uang masuk dan uang keluar karena hampir semua kegiatan berpusat di bulan Januari, “jelasnya

Menanggapi penjelasan tersebut, Ketua Komisi I DPRD Konsel, Nadira berharap agar kondisi itu tidak terjadi lagi dibulan-bulan berikutnya. Sehingga para ASN dilingkup Konsel tidak lagi mengeluhkan masalah pembayaran gaji yang terlambat.

“Diharapkan permasalahan yang ada saat ini bisa segera diselesaikan karena kami tidak menginginkan untuk setiap bulannya yang jadi permasalahan adalah keterlambatan pembayaran gaji, jadi kalau bisa gaji para ASN segera dibayarkan, “kata Nadira.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Konsel, Herman Pambahako tidak sepakat dengan penjelasan dari Kepala BKAD Konsel.

Menurutnya keterlambatan gaji ini disebabkan karena tata kelola keuangan yang lemah dan dirinya tidak meyakini bahwa dibulan Maret nanti, gaji ASN terbayarkan secara normal.

“Saya tidak sepakat dengan penjelasan dari Kepala BKAD. Keterlambatan gaji ini mungkin disebabkan karena sistem tata kelola keuangan Pemda yang lemah dan saya tidak yakin gaji bulan Maret nanti dapat berjalan secara normal, ” bebernya

Mendengar peryataan dewan, Kepala BKAD, Sahlul kembali menegaskan bahwa keterlambatan gaji ini bukan dikarenakan tata kelola keuangan yang lemah, namun semua itu terkait dengan peralihan sistem dari Simda ke Simral yang memang agak berat.

“Keterlambatan ini bukan karena tata kelola keuangan yang lemah namun ini disebabkan juga karena peralihan sistem dari Simda ke Simral pada akhir tahun 2019 lalu, dimana semua OPD lingkup Konsel harus menyiapkan laporan neraca keuangan secara online. Dan Insya Allah sebelum tanggal 10 Maret sudah normal kembali keuangan daerah, “janji Sahlul.

Penulis : Amin

Editor    : Ifal Chandra

Apa Komentar dan Pendapat Anda