Berkat Perjuangan Kades Horodopi, Kini Desa Tapundoi Baru Dialiri Listrik

21
FOTO: Istimewa
redaksiana.id redaksiana.id

REDAKSIANA.ID : KONSEL – Selama hampir 20 tahun masyarakat yang berada di Dusun Tapundoi, Desa Horodopi, Kecamatan Benua, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) belum pernah merasakan aliran listrik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Sehingga hal itu membuat Dusun Tapundoi mengalami krisis listrik dan menjadi gelap gulita jika malam telah tiba. Masyarakat setempat pun hanya mengandalkan penerangan seadanya dengan menggunakan pelita.

Melihat keadaan tersebut, membuat Kepala Desa, Ansar Jaya, yang belum lama ini terpilih sebagai Kepala Desa Horodopi Periode 2020-2026, melakukan terobosan dan memperjuangkan hak masyarakat Dusun Tapundoi yang berada di wilayahnya, guna mendapatkan aliran listrik dari PLN.

Ansar Jaya menjelaskan, awal mula dirinya berupaya serta memperjuangkan agar listrik dapat masuk di Dusun Tapundoi, setelah beberapa bulan yang lalu ia dilantik sebagai Kepala Desa Horodopi tepatnya pada 23 Januari 2020.

“Selama hampir 20 tahun lamanya masyarakat yang berada di Dusun Tapundoi belum tersentuh listrik sama sekali sehingga membuat saya untuk berusaha memperjuangkan hak masyarakat disana agar dapat menikmati aliran listrik yang selama ini menjadi angan-angan mereka,” ungkapnya, Senin (11/05/2020).

Setelah menyurat dan membuat permohonan serta dengan melobi ke pihak PLN, akhirnya permohonan untuk pemasangan jaringan listrik ke Dusun Tapundoi pun diterima dan terealisasikan.

“Setelah melalui proses yang cukup membutuhkan waktu, akhirnya permohonan kami diterima untuk pemasangan jaringan listrik tersebut,” kata Ansar.

Masyarakat Desa Horodopi membantu pihak PLN dengan bekerja bakti membersihkan semak belukar (FOTO: Agus/Redaksiana)

Masyarakat Desa Horodopi pun turut membantu pihak PLN dalam pemasangan tiang listrik, yakni dengan mengerahkan sekitar 200 warga untuk melakukan kerja bakti, membersihkan semak belukar dan menebang pohon-pohon yang rimbun guna kelancaran pekerjaan pemasangan tiang listrik serta kabel induk sekitar tujuh kilometer dari jalan poros.

“Dengan masuknya listrik di Dusun Tapundoi ini, masyarakat sangat terbantu sekali karena mereka akhirnya dapat menikmati akan kebutuhan listrik,” tutup Ansar.

Perlu diketahui bahwa Dusun Tapundoi ini terletak di lorong dengan jarak sekitar tujuh kilometer dari jalan poros dan merupakan desa persiapan untuk memekarkan diri dari Desa Horodopi.

Penulis: Agus Muhaimin

Apa Komentar dan Pendapat Anda