BEI Sultra Catat Jumlah Investor Pasar Modal Capai 4000 SID

143
Ilustrasi
redaksiana.id redaksiana.id

REDAKSIANA.ID : KENDARI – Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat jumlah investor pasar modal yang memiliki single investor identification (SID) mencapai hingga 4053, pada tahun 2019.

Berdasarkan data per Januari hingga Desember, jumlah total SID sebanyak 4053 itu tersebar di beberapa daerah di Sultra dengan jumlah terbesar berada di Kota Kendari sebesar 40 Persen, Kolaka 26 Persen, Baubau 13 Persen, Muna 5 Persen, Konawe Selatan (Konsel) 4 Persen, Konawe 4 Persen dan daerah lainnya sebesar 8 Persen.

Pelaksana Harian (PH) Kepala Kantor Bursa Efek Indonesia (BEI) Sultra, Ricky mengatakan, meningkatnya pertumbuhan investor dipengaruhi dari beberapa kegiatan yang dilaksanakan oleh BEI Kendari mulai dari kegiatan edukasi kepada masyarakat, pembangunan galeri investasi di beberapa universitas, sosialisasi dan workshop serta berbagai program lainnya.

“Selain jumlah investor yang meningkat kita juga berupaya meningkatkan jumlah investor aktif dan sudah berhasil meningkat hingga 159,4 Persen,” ungkapnya saat ditemui dalam workshop wartawan BEI di salah satu rumah makan, Sabtu, (22/02/2020).

Pelaksana Harian (PH) Kepala Kantor Bursa Efek Indonesia (BEI) Sultra, Ricky saat membawakan materi Workshop Wartawan disalah satu rumah makan di Kendari (FOTO: Fitria/Redaksiana)

Selain jumlah SID yang meningkat, kata Ricky, pihaknya juga akan menargetkan pendirian dua galeri investasi di Sultra. Pasalnya, galeri investasi dapat menjadi wadah pembelajaran tentang saham bagi para mahasiswa agar bisa menjadi pebisnis.

“Tahun ini Sultra punya sembilan galeri investasi. Karena saat ini sudah ada tujuh. Di Kendari ada di Universitas Halu Oleo, STIE 66, IAIN, UMK dan Unsultra. Sedangkan di Baubau ada di Dayanu Ikhsanuddin dan Muhammadiyah Buton,” ucapnya.

Terkait hal tersebut, untuk meningkatkan jumlah pertumbuhan SID di Sultra, termasuk jumlah investor aktif. BEI Sultra juga akan terus melakukan kegiatan sosialisasi dan edukasi terkait pasar modal kepada masyarakat Sultra. Bentuk dari kegiatan itu yakni kegiatan literasi, inklusi dan aktivasi pasar modal.

Penulis : Aryani fitriana

Editor : Fitria

Apa Komentar dan Pendapat Anda