Ali Mazi Fokus Liburkan Pelajar, Warga Cina Merajalela ke Sultra?

636
Ratusan warga cina yang berada diruang kedatangan bandara Haluoleo Kendari, Minggu malam (15/3/2020).
redaksiana.id redaksiana.id

REDAKSIANA.ID : KENDARI – Ditengah mewabahnya penyebaran Virus Corona (Civid-19) yang menghantui warga di penjuru dunia, juga berdampak bagi masyarakat di Indonesia. Tak terkecuali masyarakat di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Antisipasi terkait peredaran virus tersebut juga menjadi perhatian Khusus oleh pemerintah, khusunya Pemerintah Sultra.

Melalui Konferensi Persnya bersama unsur Forkopimda se-Sultra, Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi mengimbau kepada seluruh pelajar tingkat SD, SMP, SMA dan Mahasiswa Kampus untuk tidak mekakukan aktivitas belajar di sekolah dan perguruan tinggi di Sulawesi Tenggara.

“Proses belajar mengajar pada Siswa-siswi, baik tingkat SD, SMP, SMA dan Kampus kami berhentikan sementara selama 14 hari dan bisa diperpanjang tergantung kondisi di Sultra, “ucapnya kepada awak media di Rujab Gubernur Sultra, Munggu malam, (15/3/2020).

Gubernur Sultra, Ali Mazi saat menggelar Rapat bersama unsur Forkopimda se-Sultra, terkait antisipsai penyebaran Virus corona, di Rujab Gubernur Sultra, Minggu malam (15/3/2020).

Lebih lanjut kata Ali Mazi, hal itu sangat penting guna mengantisipasi penyebaran virus corona yang telah masuk di Indonesia.

“Ini penting sekali untuk melakukan pencegahan, seperti yang kita ketahui yang juga dilakukan didaerah-daerah lain di Indonesia, “jelasnya

Meski demikian, dalam proses antisipasi oleh pemerintah itu, situasi menggemparkan justru datang dari Bandara Haluoleo Kendari.

Dimana dalam Video berdurasi 00.58 detik yang direkam oleh salah satu warga di Bandara Haluoleo Kendari, terlihat puluhan Warga Cina keluar dari bandara dengan menggunakan masker penutup mulut, pada Minggu malam (15/3/2020).

Hal itu pun sontak ramai diperbicangkan di Media Sosial (Medsos) Facebook maupun Via WhatsApp.

Bahkan dalam pemberitaan sebelumnya, Anggota Komisi III DPRD Sulawesi Tenggara (Sulta), Sudirman juga menyoroti peristiwa itu.

Kepada Redaksiana.id, ia meminta ketegasan pemerintah pusat terhadap komitmen yang dikeluarkan terkait penghentian Tenaga Kerja Asing (TKA) khususnya dari cina.

Anggota Komisi III DPRD Sultra, Sudirman.

“Janganlah terlalu mengejar investasi, tujuan investasi itu untuk dapat memberi manfaat bagi rakyat, bukan membawa masalah dan petaka buat rakyat, “tegasnya

Selain itu Politisi PKS ini juga mengimbau pihak maskapai penerbangan, untuk tidak lagi memuat TKA. Sebab kata dia hal itu cukup meresahkan masyarakat sultra ditengah kasus penyebaran Virus corona (Covid-19).

“Percuma pemerintah daerah melakukan upaya untuk mencegah virus corona untuk tidak menyebar, tapi justru tenaga kerja asing yang berpotensi membawa virus itu sendiri dibiarkan masuk didaerah kita, “kesal pria sapaan Imenk ini.

Untuk diketahui berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan hingga Minggu (15/3/2020), jumlah pasien positif terjangkit virus corona di Indonesia bertambah menjadi 117 kasus.

Penulis : Falonk

Apa Komentar dan Pendapat Anda