2 Peserta Pelatihan Water Rescue Basarnas Kendari, Tidak Lulus

239
Foto Kegiatan Pelatihan Water Rescue Basarnas Kendari. (Desing REDAKSIANA.ID/Foto Humas Basarnas Kendari, Wahyudi).
redaksiana.id redaksiana.id

REDAKSIANA.ID : KENDARI – Kantor Badan Pencarian Pertolongan Nasional (Basarnas) Kendari, resmi menutup kegiatan pelatihan Pontensi SAR di Air.

Acara penutupan ini dilaksanakan di Kantor Basarnas Kendari, Minggu (1/3/2020).

Upacara penutupan pelatihan Water Rescue.

Pelatihan yang diikuti oleh 60 orang peserta dari TNI-Polri, Instansi pemerintah terkait serta Organisasi kemasyarakatan, ditutup langsung Kepala Basarnas Kendari, Aris Sofingi.

Dimana kegiatan ini telah berlangsung selama seminggu terhitung sejak 24 Februari sampai dengan 1 Maret 2020.

Kepala Basarnas Kendari, Aris Sofingi saat menyambangi peserta pelatihan sembari memberikan salaman ucapan selamat. (Dokumentasi Humas Basarnas Kendari, Wahyudi).

Materi yang diberikan dalam pelatihan ini yakni teori kelas sebanyak 19 jam dan praktek lapangan sebanyak 53 jam.

Aris Sofingi mengatakan, dari 60 peserta yang terdaftar dalam kegiatan ini, 58 peserta dinyatakan lulus dan 2 orang tidak lulus.

“Kedua peserta itu dikarenakan tidak memenuhi jam pelajaran yang telah ditetapkan sebanyak 72 jam pelajaran yang merupakan salah satu syarat kelulusan selain ujian tes diakhir pelatihan, “ungkapnya.

Foto bersama para peserta pelatihan Water Rescue di Kantor Basarnas Kendari, Minggu (1/2/2020). (Dokumentasi Humas Basarnas Kendari, Wahyudi).

Dengan begitu ia pun berharap, usai mengikuti kegiatan pelatihan pertolongan di air ini, para peserta mampu membantu tugas pelaksanaan operasi SAR.

“Khususnya pada pertolongan di air sesuai dengan standar penyelamatan dan memiliki pola pikir serta pola tindak, “pungkasnya

Penulis : Olin

Editor    : Ifal Chandra

 

Apa Komentar dan Pendapat Anda