1.411 Butir Tramadol di Edarkan Ilegal, Dua Pemuda Diringkus Polisi

36
Kedua tersangka pengedar obat terlarang Amran dan Kadrin (FOTO: Humas Polda Sultra)
redaksiana.id redaksiana.id

REDAKSIANA.ID : KENDARI – Ribuan obat keras beruba pil Tramadol dan Alprazolam berhasil disita oleh anggota Satuan Reserse Narkoba Polda Sultra serta mengamankan dua tersangka pengedar obat-obatan terlarang tersebut.

Kedua tersangka bernama Amran (20) warga Kelurahan Punggolaka dan Kadrin (26) warga Kelurahan Sanua. Keduanya diamankan di Jalan Gunung latimojong Pattimura, Kelurahan Punggolaka, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari.

Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Fery Walintukan mengatakan, pengungkapan tersebut berdasarkan informasi dari masyarakat sekitar, bahwa ada terdapat peredaran gelap obat keras di Kota Kendari.

Kemudian pihaknya langsung melakukan penyelidikan terhadap target operasi. Tak butuh waktu lama, pihaknya berhasil menangkap tersangka dirumahnya, sekitar pukul 18.30 Wita.

“Tidak makan waktu lama, Pihak kami langsung mengamankan tersangka di dalam rumanya di Kelurahan Punggolaka dan menemukan 651 butir Obat Tramdol, selanjutnya tim melakukan pengembangan terhadap tersangka lainnya,” kata Fery dalam pers rilisnya, Kamis, (11/06/2020).

Dari hasil pengembangan, tim kembali menangkap pelaku Kadrin. Kemudian saat dilakukan penggeledahan di badan tersangka, ditemukan 300 butir obat terlarang jenis Tramadol.

Selanjutnya, tim melakukan pencarian barang bukti lainnya di rumah tersangka Kadrin dan menemukan lagi obat Tramadol sebanyak 342 butir dan obat Alprazolam sebanyak 118.

“Dari keterangan tersangk Kadrin bahwa dirinya memperoleh obat-obatan tersebut dari Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel),” ungkap Fery.

Barang bukti dari kedua tersangka yang berhasil di amankan oleh pihak kepolisian (FOTO: Humas Polda Sultra)

Adapun barang bukti yang berhasil di amankan dari tersangka Amran berupa obat Tramadol 651 butir, satu unit Hp Oppo warna ungu dan uang tunai Rp30.000.

Sementara itu dari tersangka Kadrin berupa obat Tramadol 642 butir, obat Alprazolam 118 butir, Uang tunai Rp.555.000, satu Dompet coklat serta satu Hp Xiaomi warna Hitam dan Merah.

Selanjutnya Tim membawa tersangka dan barang bukti ke Mako Ditresnarkoba Polda Sultra untuk dilakukan penyidikan dan pengembangan lebih lanjut.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 197 Subs. Pasal 198 dan UU RI No. 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan.

Tulisan: Aryani fitriana

Apa Komentar dan Pendapat Anda